Minggu, April 18, 2010

Hujan Meteor

Hujan Meteor

TEMPO Interaktif, Jakarta - Langit Jakarta tadi malam tak memungkinkan untuk melihat meteor Lyrids atau bintang jatuh. Sebab, selain udara kurang cerah, wilayah Jakarta juga dianggap terlalu gemerlap cahaya dan banyak polusi. Lalu dimanakan hujan meteor itu bisa dilihat dengan jelas?Menurut juru bicara Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), Ronny Syamara, hujan meteor itu bisa dengan jelas dilihat di wilayah Bogor, Anyer, dan Kepulauan Seribu. "Untuk menyaksikan Lyrids dengan jelas, cari lokasi yang bebas polusi cahaya dan polusi udara sedikit," katanya saat dihubungi, Jumat (16/4).

Hujan meteor ini akan terjadi selama 10 hari, sejak tadi malam hingga 26 April mendatang. Fenomena akan terlihat jelas oleh penduduk bumi di belahan utara. Masa puncak hujan meteor, akan terjadi 21–22 April, saat itu, diperkirakan ada 10-20 meteor yang muncul setiap jam.

Ronny memperkirakan, di wilayah Jakarta, meteor ini tidak akan tampak cemerlang memancarkan aksinya. "Jakarta agak susah karena objek yang diamati ini termasuk lemah," tuturnya.

Untuk wilayah di sekitar Bandung, menurut Ronny, meteor akan tampil indah di wilayah Sumedang dan Lembang. "Kalau di Bandung bagian kota kemungkinan tidak akan terlalu bagus."

Lyrids memunculkan percikan warna-warna seperti biru, putih, merah, dan hijau di langit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar