Minggu, Juni 13, 2010

virus komputer



Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses) .Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya.


Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi. Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu.


Jika kita melihat kejanggalan pada media penyimpanan seperti file bernama aneh yang tidak pernah kita buat atau file bukan jenis aplikasi / application tetapi mengaku sebagai aplikasi maka jangan kita klik, kita buka atau kita jalankan agar virus komputer tersebut tidak menular ke komputer yang kita gunakan.


Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar benar virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :

1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi

2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program

3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan

4. Kemampuannya melakukan manipulasi

5. Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.



Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )

Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini


o Propagation phase ( Fase Penyebaran )

Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)o

0 Trigerring phase ( Fase Aktif )

Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant phase


o Execution phase ( Fase Eksekusi )

Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb




Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :

  • Komputer berjalan lambat dari normal
  • Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
  • Perubahan tampilan pada komputer
  • Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer
  • Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
  • Suka muncul pesan atau tulisan aneh
  • Komputer hang atau berhenti merespon kita.
  • Harddisk tidak bisa diakses
  • Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver
    Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak
  • Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer
  • Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh
  • File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus.

bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain :

  • Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya
  • Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
  • File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.-
  • File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.

Langkah-Langkah untuk Pencegahan

Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :

  1. Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protecto
  2. Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
  3. Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming

Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi


Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
  • Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan caraGejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
  • Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus updatean terbaru.
  • Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs -situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
  • Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .




sumber:

http://ezine.echo.or.id/ezine4/ez-r04-y3dips-viruskomputer.txt

http://organisasi.org/definisi-pengertian-virus-komputer-worm-trojan-spyware-ciri-dan-teknik-infeksi-penularanhttp://id.wikipedia.org/wiki/Virus_komputer

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar