Minggu, Oktober 03, 2010

Ragam bahasa

pasti saat mempelajari bahasa Indonesia kita sering mendegar ragam bahasa lisan ragam bahasa tulisan. Saat ini saya mencoba membahasa mengenai Ragam Bahasa secara umum berserta pengklasifikasiannya. Menurut Wikipedia.com ragam bahasa adalah variasi dari sebuah bahasa menurut pemakaiannya.  Pemakaian ragam bahasa disini dimaksudkan menurut topic yang dibicarakan, hubungan antara pembicara, dan medium pembicaranya serta gaya bicara pembicara. menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku.dan dalam suasana tidak resmi kita tidak perlu menggunakan bahasa baku.
bahasa baku saat ini dijadikan sebagai tolak ukur dalam penetapan penutur Bahasa Indonesia.hal tersebuat agar ragam bahasa baku dapat dijadikan panutan bagi masyarakat dalam penggunaan bahasa Indonesia. Setiap Ragam bahasa terutama ragam bahasa jurnalistik dan hukum biasanya menggunakan ragam bahasa baku. Namun tetap saja pada penggunaan ragam bahasa kita harus tetap memperhatikan topik , pelaku dan media untuk berbicara.

  •  berdasarkan media pembicara ragam bahsa dibedakan atas :
  1. Ragam bahasa Lisan 
ragam bahasa lisan adalah bahasa yang diucapkan atau di ujarkan oleh pembicara dengan fenom sebagai dasar. ragam bahasa lisan dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari  seperti pembicaraan antar teman , sambutan dalam pidato, ceramah, dan lain-lain. hal yang diperhatikan dalam ragam lisan adalah tata bahasa, kosakata dan lafal penggucapaannya. Pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendahnya suara atau tekanan, raut wajah, gerakan tubuh untuk mengungkapkan maksud dari pembicaraannya. ragam bahasa lisan dapat dibedakan menjadi : 
  • Ragam standar
ragam standar biasanya menggunakan bahasa baku dan dilakukan dalam saat - saat resmi antara lain 
  1. ragam bahasa pidato
  2. ragam bahasa Ceramah
  3. ragam bahasa Kuliah
  4. Ragam bahasa panggung
  • ragam nonstandar
sedangkan ragam nonstandar biasanya digunkan dalam keadaan sehari-hari sehingga tidak harus menggunakan bahasa baku seperti percakapaan sesama teman, di tempat - tempat non formal.


ragam tulis

ragam tulis berasal dari pemanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai dasarnya. ragam tulis tidak ditujukan dengan situasi pemakaian tetapi melalui rangkaian kalimat . yang perlu diperhatikan dalam ragam tulis adalah susunan kalimat , ketepatan pemilihan kata, ejaan tanda baca serta tata bahasanya. ragam tulis dibedakan menjadi :
  1. ragam bahasa teknis
  2. ragam bahasa undang- undang
  3. ragam bahasa catatan
  4. ragam bahasa surat 
perbedaan antara ragam tulis dan ragam lisan :

ragam lisan :
  • Andi bilang kalau kita harus rajin
  • Nani sedang baca koran 
  • jalan layang itu untuk mengatasi kemacetaan
ragam tulis:
  • Andi mengatakan bahwa kita harus rajin
  • Nani sedang membaca koran
  • Jalan Layang itu dibangun untuk mengatasi kemacetaan 


  • berdasarkan penutur ragam dibedakan menjadi :
Ragam bahasa berdasarkan daerah si penuturnya (Logat dan Bahasa Daerahnya)
seperti yang pernah saya bahasa bahwa indonesia terdiri dari banyak suku dan bangsa sehingga banyak pula bahasa daerah dan logat bicaranya. setiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda- beda. dari pelafalannya dan pengucapannya

ragam bahasa berdasarkan pendidikan penuturnya
tingkat pendidikan seseorang mempengaruhi penggunaan bahasa dalam penggucapannya. hal ini dapat dilihat dalam pelafalan dalam bahasa yang berasal dari bahasa asing dan juga penggucapak kejelasan kata katanya. Selain itu dapat juga terlihat dari penggunaan tata bahasanya.

ragam bahasa berdasarkan sikap dari penutur
ragam bahasa sangat di pengaruhi oleh sikap penutur terhadap lawan bicaranya dan penggunaan ragam bahasanya.  hal ini dapat terlihat jika kawan bicaranya adalah seorang teman maka ia akan menggunakan bahasa tidak baku namun jika lawan bicaranya adalah arang yang memiliki kedudukan atau di segani oleh penutur maka ia akan bicara dengan sikap resmi.

  • ragam bahasa menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian
Dalam kehidupan sehari-hari banyak pokok persoalan yang dibicarakan. Dalam membicarakan pokok persoalan yang berbeda-beda ini kita pun menggunakan ragam bahasa yang berbeda. Ragam bahasa yang digunakan dalam lingkungan agama berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan kedokteran, hukum, atau pers. Bahasa yang digunakan dalam lingkungan politik, berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan ekonomi/perdagangan, olah raga, seni, atau teknologi. Ragam bahasa yang digunakan menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian ini dikenal pula dengan istilah laras bahasa.
Perbedaan itu tampak dalam pilihan atau penggunaan sejumlah kata/peristilahan/ungkapan yang khusus digunakan dalam bidang tersebut, misalnya masjid, gereja, vihara adalah kata-kata yang digunakan dalam bidang agama; koroner, hipertensi, anemia, digunakan dalam bidang kedokteran; improvisasi, maestro, kontemporerbanyak digunakan dalam lingkungan seni; pengacara, duplik, terdakwa, digunakan dalam lingkungan hukum; pemanasan, peregangan, wasit digunakan dalam lingkungan olah raga. Kalimat yang digunakan pun berbeda sesuai dengan pokok persoalan yang dikemukakan. Kalimat dalam undang-undang berbeda dengan kalimat-kalimat dalam sastra, kalimat-kalimat dalam karya ilmiah, kalimat-kalimat dalam koran/majalah, dll. Contoh kalimat yang digunakan dalam undang-undang.

sumber : 






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar