Minggu, April 03, 2011

PKM- AI 2010


BENCHMARKING SISTEM PENYEDIA LAYANAN INTERNET DI INDONESIA
Lisda, Afrilia Nita A., Rendi Pribadi, Titik Rahayu M., Sarah M.R. Hasanah
Jurusan Sistem Informasi-Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi
                                                Universitas Gunadarma       

ABSTRAK

            Semakin meningkatnya kebutuhan internet untuk keperluan sehari-hari menyebabkan para pengguna layanan internet perlu mempertimbangkan pemasangan sambungan internet. Banyaknya Internet Service Provider (ISP)  yang tersedia dan masih mahalnya biaya sambungan internet di negara ini, mengharuskan masyarakat memilih dengan cermat layanan internet yang terbaik. Metode Benchmarking dapat digunakan dalam upaya membandingkan produk jasa layanan internet yang satu dengan yang lainya. Persaingan yang begitu pesat dalam jasa layanan internet yaitu dengan munculnya produk-produk baru yang dipasarkan membuat para pengguna bingung untuk memilih khususnya pengguna personal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai ISP yang sesuai dengan metode Benchmarking sehingga dapat membantu para pengguna untuk memilih provider yang memiliki kecepatan akses sesuai dengan kebutuhan berdasarkan hasil dari Benchmarking. Parameter yang digunakan sebagai acuan untuk penelitian ini adalah harga paket, masa aktif, kecepatan maksimal, kuota, dan media koneksi yang ditawarkan oleh provider.

Kata Kunci : Benchmarking, ISP (Internet Service Provider), Internet

ABSTRACT

            As the need for internet access for daily activities increases, internet service users need to consider the installation of internet connection. The ammount of Internet Service Providers that is available and how the cost for internet installation is still considered quite expensive in this country, necessitates people to brightly choose an internet service that is the best. The Benchmarking methods may used in the effort to compare one internet service with another. The fast competition between internet services that is the appearance of new marketed products made customers or users confused in choosing the suitable one, especially for personal user. The purpose of this research is to obtain a representation concerning ISP that is suitable with the Benchmarking method so that it will help customers to choose a provider that has access speed suitable to their needs according to the Benchmarking result. The parameters used as a reference of this research are the packet price, prime time, maximum speed, quota, and connection medium that is offered by the provider.

Keywords: Benchmarking, ISP (Internet Service Provider), Internet

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Semakin meningkatnya kebutuhan internet untuk keperluan sehari-hari baik untuk perorangan maupun perusahaan perlu mempertimbangkan pemasangan sambungan internet di rumah atau di kantor. Menurut Wikipedia, internet diartikan sebagai jaringan komputer di seluruh dunia yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks.
Banyaknya Internet Service Provider (ISP) yang tersedia dan masih mahalnya biaya sambungan internet di negara ini, mengharuskan masyarakat  memilih dengan cermat layanan internet yang terbaik dari yang tersedia. Mengutip definisi dari Wikipedia (2011),  ISP adalah perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan Internet. ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global.
ISP juga menawarkan berbagai macam cara atau sistem berlangganan. Ada yang menawarkan sistem berlangganan bulanan atau pascabayar dan ada yang menawarkan sistem prabayar. Paket yang ditawarkan pun bermacam-macam, ada yang paket dengan  waktu, volume, dan ada juga yang menawarkan paket unlimited. Menurut Priandoyo, dalam membandingkan ISP di Indonesia, ISP dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu :
  1. Kategori Corporate : XL MPLS (FO Backbone)
  2. Kategori Satelit: CSM, PSN (diskusi),  Icon+
  3. Kategori Personal, terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
-          Personal Dial-Up, GPRS, ADSL (non-3G), contohnya Telkomnet, Speedy (ADSL),  XL GPRS+XL Centrin, XL CBN.
-          Personal 3G, contohnya Indosat 3G dan Telkomsel Flash.
Kesulitan pengguna personal untuk memilih ISP yang sesuai dengan kebutuhannya biasanya terletak pada segi harga, kecepatan akses serta kuota yang diberikan. Dalam hal ini metode benchmarking dapat digunakan dalam upaya memberikan gambaran mengenai produk jasa layanan internet yang satu dengan yang lainya. Benchmarking ISP merupakan….
Hal ini menarik perhatian penulis untuk mengangkat topik ini untuk menganalisis beberapa ISP yang ada di Indonesia, khususnya kategori personal, antara lain Telkom Speedy, Telkomsel Flash, IndosatM2, dan Mobi dari Mobile-8. Karena seperti kita ketahui bersama, banyaknya provider yang menyediakan paket-paket tertentu dalam penjualannya menyebabkan calon pengguna menjadi bingung akan pilihan yang tepat.
Penulis mencoba membuat perbandingan antara paket-paket yang diberikan oleh setiap provider sehingga calon pengguna tidak salah pilih dalam menentukan paket yang harus mereka ambil sesuai dengan kebutuhannya. Calon pengguna juga bisa mempunyai pandangan yang luas karena paket-paket akan dijabarkan secara rinci sehingga calon pengguna dapat melihat kelebihan dan kekurangan setiap paket yang ditawarkan oleh beberapa ISP yang ada di Indonesia.

Tujuan penulisan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis sistem penyedia layanan internet atau ISP sehingga dapat membantu para calon pengguna layanan internet  untuk lebih selektif memilih ISP yang optimal sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena sebenarnya apa yang biasanya diharapkan oleh pelanggan antara lain: harga murah, akses cepat, dan after sales yang menjanjikan.

METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode studi pustaka, dimana penulis menggunakan artikel dan buku-buku panduan terkait dengan acuan masalah yang ada. Dalam hal ini penulis hanya menganalisis empat penyedia layanan internet di Indonesia, khususnya untuk kategori pengguna personal, yaitu Telkom Speedy, Telkomsel Flash, Mobi dari Mobile-8, dan IndosatM2.
Aspek yang digunakan sebagai parameter analisa perbandingan antara lain  harga, masa aktif, kecepatan maksimum, jumlah kuota, serta media koneksi. Sedangkan metode yang dilakukan untuk data dan hasil analisis  adalah dengan menggunakan metode benchmarking kompetitif. Mengutip dari situs http://valuebasemanagement.net, metode ini merupakan pendekatan yang dilakukan dengan mengadakan perbandingan dengan berbagai pesaing. Untuk mengukur kecepatan akses, penulis menggunakan benchmarking tools dalam melakukan pengujian  melalui  salah satu web berbasis benchmarking pada situs http://speedtest.net. Pengujian tes kecepatan ini digunakan untuk mengukur seberapa cepat sebuah ISP untuk mengunggah dan mengunduh sebuah file.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Parameter yang digunakan sebagai acuan untuk penelitian ini adalah harga paket (dengan kisaran harga Rp 50.000 sampai Rp 200.000), masa aktif, kecepatan maksimum, dan kuota yang ditawarkan oleh provider. Hasil dari parameter-parameter tersebut penulis dapatkan dari website masing-masing ISP yang diringkas dalam bentuk tabel. Hasilnya dapat dilihat dalam tabel 1.

Tabel 1. Perbandingan Beberapa Parameter Empat ISP di Indonesia
Broadband dan
Jenis Paket
Parameter

Harga
(Rp )
Masa Aktif
(hari)
Kecepatan Maksimal
(kbps)
Kuota
Media
Koneksi
Telkom Speedy




ADSL
     Paket Mail
75.000
30
1024
15 jam
     Paket Chat
145.000
30
1024
50 jam
     Paket Socilia
195.000
30
384
3 GB
Telkomsel Flash




GSM-3G
     Paket 1
50.000
14
384
200 MB
     Paket 2
100.000
30
384
500 MB
     Paket 3
200.000
30
512
1.5 GB
Mobi




CDMA
     Paket Unl50
50.000
30
153
500 MB
     Paket Unl100
100.000
30
1024
1.5 GB
     Paket Unl150
150.000
30
3174
2.5 GB
Indosat M2




GSM-3.5 G
     Broom-Bastis
200.000
30
256
3 GB
     Broom-Xtra2
150.000
30
256
500 MB
     Broom Merdeka
50.000
30
256
150 MB
Sumber: Data Diolah 2011
Ada banyak faktor untuk dipertimbangkan ketika ISP benchmarking dipakai untuk mengidentifikasi ISP yang terbaik, seperti kecepatan, keandalan, dan harga. Namun ada pula hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan, diantaranya:
a.        Kecepatan Koneksi
Kecepatan koneksi broadband telah meningkat secara signifikan selama beberapa tahun terakhir, sehingga standar saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Standar di Inggris sekarang antara 4 sampai 16 MB, dengan rata-rata menjadi sekitar 8 MB. Semakin tinggi kecepatan koneksi, maka semakin cepat dalam berselancar di internet, karena tidak perlu membayar ekstra untuk koneksi terlalu cepat.
b.        Tingkat Kepercayaan
Untuk memastikan pengguna mendaftar ke salah satu operator yang benar-benar tahu cara untuk memberikan koneksi terbaik, pengguna harus selalu memastikan bahwa  perusahaan ISP tersebut terpercaya.
c.         Biaya Tersembunyi
Jika pengguna telah mengidentifikasi potensi ISP, ada beberapa pertanyaan yang harus pengguna tanyakan sebelum menyetujui kontrak. Apakah harus membayar untuk modem/router? Apakah ada biaya untuk aktivasi? Apakah ada pengaturan lebih lanjut atau biaya instalasi? Mendapatkan semua jawaban sebelum melakukan adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa tidak akan terjadi  kejutan yang tidak diinginkan setelah mendaftar ke layanan tersebut.

Analisis Kecepatan Download dan Upload File
Fakta paling penting untuk diingat sebelum melakukan analisis perbandingan pada sebuah ISP adalah bahwa ada banyak fasilitas yang tersedia. Salah satu cara terbaik untuk membandingkan penyedia layanan internet adalah dengan menggunakan website khusus yang akan memungkinkan pengguna internet untuk memasukkan kebutuhannya akan koneksi internet. Metode ini akan memungkinkan pengguna untuk menimbang-nimbang semua pilihan, dan karena itu dapat membantu pengguna menemukan penyedia layanan internet terbaik.
Pengujian kecepatan dilakukan pada masing-masing provider dengan menggunakan layanan speedtest.net. Hasil perhitungan kecepatan download dan upload yang ada pada tabel menggunakan perhitungan rata-rata dari pengambilan 5x pengujian.

Tabel 2. Perbandingan Parameter Rata-Rata Kecepatan Download Empat Jenis ISP
Parameter Kecepatan
Percobaan
Jenis ISP
Telkom Speedy
Telkom Flash
Mobi
Indosat M2
Download (Mb/s)
Test 1
0.39
0.32
0.3
0.44
Test 2
0.39
0.35
0.53
0.4
Test 3
0.38
0.34
0.63
0.49
Test 4
0.37
0.35
0.34
0.46
Test 5
0.39
0.35
0.57
0.44
Rata-Rata Kecepatan Download :
0.384
0.342
0.474
0.446
Sumber: Data Diolah 2011
Gambar 1. Rata-Rata Kecepatan Download

Tabel 3. Perbandingan Parameter Rata-Rata Kecepatan Upload
Parameter kecepatan
Percobaan
Jenis provider internet
Telkom Speedy
Telkom Flash
Mobi
Indosat M2
Upload (Mb/s)
Test 1
0.07
0.24
0.11
0.11
Test 2
0.08
0.32
0.09
0.11
Test 3
0.07
0.31
0.09
0.05
Test 4
0.07
0.31
0.12
0.11
Test 5
0.08
0.32
0.1
0.11
Rata-Rata Kecepatan
Upload :
0.074
0.3
0.102
0.098
Sumber: Data Diolah 2011

Gambar 2. Rata-Rata Kecepatan Upload

Dalam memilih provider yang bisa membantu disaat kita mengalami masalah koneksi dengan harga yang terjangkau bukanlah pekerjaan mudah. Di artikel ini penulis akan mencoba memberikan referensi ISP di Indonesia berdasarkan analisis yang penulis lakukan.

a. Telkom Speedy
Tidak dapat dipungkiri bahwa Telkom Speedy merupakan ISP dengan pelanggan terbanyak dan cakupan area layanan terluas di Indonesia. Kecepatan akses internet yang ditawarkan oleh Speedy adalah up-to 384 KB/s untuk paket yang menggunakan kuota dan up-to 1MB/s untuk paket unlimited. Namun sayangnya hanya kota serta daerah tertentu saja yang sudah bisa menikmati kecepatan up-to 1MB/s.
Kelebihan Telkom Speedy :
-        Tersedia di berbagai kota dan provinsi di Indonesia
-        Sering memberikan diskon dan paket promo pada awal pemasangan
-        Banyaknyanya paket yang ditawarkan
-        Kecepatan download dan upload yang cukup stabil
Kekurangan Telkom Speedy :
-        Koneksi yang sering terputus dan terkadang lambat
-        Koneksi tergantung cuaca dan keadaan geografis
-        Pada awal pemasangan koneksi cepat, namun setelah beberapa bulan pemakaian koneksi akan melambat
-        Dari banyak paket yang ditawarkan, Telkom Speedy tidak menawarkan paket berdasarkan kecepatan koneksi

b. Telkomsel Flash                
            Telkomsel Flash adalah layanan internet tanpa kabel (wireless) yang disediakan oleh Telkomsel untuk seluruh pelanggannya (kartuHALO, simPATI dan Kartu As). Layanan ini didukung dengan teknologi HSDPA/3G/EDGE/GPRS Telkomsel yang dapat menghasilkan kecepatan download sampai dengan 7.2 Mbps.
Kelebihan  Telkomsel Flash :
-        Akses internet dimana saja dan kapan saja, dalam jangkauan jaringan 3G/HSDPA
-        Kecepatan akses tinggi
-        Koneksi stabil dan tidak tergantung cuaca
Kekurangan Telkomsel Flash, yaitu untuk koneksi pada mode 3G kurang sempurna, kecepatan yang dijanjikan up-to 256 kbps jarang sekali terealisasi

c. Mobi dari Mobile-8
            Mobi dari Mobile-8 menggunakan teknologi EDVO Rev-A yang masuk dalam jajaran generasi 3,5G. Secara teori Mobi dapat menyediakan lebar data hingga 3.1 Mbps (downlink) atau 1.8 Mbps (uplink). Jika ingin dicari pembandingnya maka Mobi ini akan setara dengan HSPA (lebih dikenal dengan HSDPA) yang diusung operator-operator GSM.
Kelebihan Mobi dari Mobile-8 :
-        Harga paket yang ditawarkan cenderung lebih murah
-        Kecepatan akses yang cukup tinggi
-        Dengan paket terkecil mampu berselancar di dunia maya
-        Jarang terpengaruh oleh cuaca
Kekurangan Mobi dari Mobile-8 :
-        Hanya tersedia di Jabodetabek, sehingga belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia
-        Kecepatan upload & download tidak stabil
-        Sering terjadi maintenance dalam jangka waktu yang lama

d. IndosatM2
            Indosat Mega Media atau biasa disingkat Indosat M2 adalah salah salah satu penyedia layanan Mobile-Internet. Dengan kecepatan koneksi yang diklaim hingga 3.5Mb/s tentunya sangat mengiurkan untuk dicoba, apalagi IM2 menawarkan paket gratis modem bagi beberapa pengguna kartu kredit tertentu .
Kelebihan IndosatM2 :
-        Kecepatan koneksi yang cukup tinggi
-        Layanan support yang cukup bagus
-        Dapat dibawa kemana saja asalkan tercover jaringan IM2
Kekurangan IndosatM2 :
  1. Pada malam hari kecepatan koneksi jauh menurun hingga kadang terasa lebih lambat dari kecepatan dial-up (walaupun kuota unlimited belum habis)
  2. Hanya tersedia dibeberapa kota saja dan itupun tidak semuanya tercover oleh jaringan 3,5G
  3. Harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan provider lain yang meyediakan kuota dan akes kecepatan maksimal yang sama


KESIMPULAN
            Sebelum menetapkan pilihan yang tepat dengan penyedia layanan internet, pastikan perusahaan penyedia layanan tersebut telah berpengalaman dan rekam jejak yang dapat diandalkan. Pengguna juga dapat menggunakan informasi yang disajikan dalam artikel untuk melakukan analisis sebelum memilih ISP yang akan digunakan. Selain itu lakukan juga perbandingan (benchmarking), pastikan untuk membandingkan , jangan membandingkan tanpa embel-embel, layanan kecepatan rendah dengan layanan penuh, penyedia berkecepatan tinggi.
            Tentukan pula perbedaan tingkat layanan. Pertimbangkan biaya tersembunyi layanan terbatas layanan pelanggan dan dukungan teknis serta tanyakan tentang biaya tersembunyi seperti biaya perangkat lunak browser atau koneksi biaya. Sebuah pemahaman pilihan seperti pengguna rasio, panggilan lokal, dan baud rate dapat membantu dalam membuat keputusan. Selain itu, kita juga mungkin ingin mengevaluasi fitur-fitur khusus seperti dijamin dukungan teknis, penyimpanan ruang untuk halaman web pribadi, cepat akses modem tanpa biaya tambahan, dan memadainya alamat e-mail untuk semua anggota. Hal lain yang juga perlu diketahui adalah pemahaman khusus istilah teknis yang diperlukan untuk mengevaluasi berbagai penawaran ISP.


DAFTAR PUSTAKA
[1.]        Telkomsel. 2011. Paket Telkomsel Flash. URL: http://www.telkomsel.com/product/telkomsel-flash/661-Paket-Telkomsel-Flash.html
[2.]        Speedy. 2010. Tarif Speedy Multi Speed. URL: http://www.telkomspeedy.com/index.php/main/speedy/multyspeed/Tarif.Speedy.MultISPeed
[3.]        Mobi. 2010. Paket Prabayar Unlimited. URL: http://www.mobile-8.com/mobi/index.php/Prabayar/Prabayar/paket-unlimited.html
[4.]        IndosatM2. 2011. Consumer Solution. URL: http://www.indosatm2.com/index.php/consumer-solution/internet-services/prepaid/broom
[6.]       Priandoyo, A. 2007. Survey Internet Service Provider (ISP) Terbaik. URL : http://priandoyo.wordpress.com/2007/11/03/survey-internet-service-provider-ISP-terbaik/. Accessed Pebruary 28, 2011.
[7.]       Benchmarking Methods .2011. URL : http://www.valuebasedmanagement.net/methods_benchmarking.html. Accessed Pebruary 28, 2011.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar